Gunung Prau yang terletak di kawasan Dataran Tinggi Dieng , Jawa Tengah ini memiliki
tinggi 2.565 meter diatas permukaan laut . Gunung ini memiliki daya tarik sendiri untuk
para penikmat ketinggian . Termasuk saya yang sudah 6 kali mendaki di Gunung Prau .
Pastinya ada yang bertanya ya , apakah tidak bosan capek-capek jalan dan sudah sering
kesana ? ‘Tidak ada kata bosan menikmati ciptaan Tuhan yang Maha Besar ini’
Perjalanan yang ke enam 6 di Gunung Prau ini memang banyak berbeda dari yang
sebelum-sebelumnya . Kali ini saya hanya mendaki berdua saja dengan partner in mount .
Kami memang sudah sering melakukan pendakian bareng , tapi baru pertama ini saya
nanjak berdua dengan partner cewek dan membawa semua alat camping . Tapi tetep
safety hiking+camping yaa gaes walaupun isi carier lumayan berisi .
Saat itu kami memang lagi rindu dengan kabut , dan kami memutuskan untuk meluapkan
kerinduan ini di kabutnya Gunung Prau . Disamping liburnya yang mepet dan sikonnya
hari sabtu saya masih masuk kerja sampai setengah hari di Gunung Prau ini juga lebih
aman untuk melakukan pendakian yang bisa dibilang enteng . Bukan enteng karna
treknya ya gaes tapi karna jalur pendakian yang tidak panjang dan pasti ramai pendaki
lain . Jadi tetep aman kalau sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan .
Kami memulai perjalanan dari kota Semarang menggunakan sepeda motor . Pukul 16.00
tanpa membuang waktu kami langsung menuju basecamp Patak Banteng , dimana
basecamp ini menjadi basecamp favorite para pendaki dari dalam kota maupun luar kota
Wonosobo . Untuk menuju basecamp Patak Banteng kami mengambil jalur dari
Semarang Ngaliyan ke arah Boja , Sukorejo , Candi Roto , dan langsung lurus kami ambil
jalan yang melewati kebun teh Tambi . Kenapa saya tidak lewat kota Wonosobo ?
Karena kalau lewat kota Wonosobo terlalu jauh jika dari semarang , ya walaupun jalan di
kawasan kebun teh Tambi lumayan extream dan masih ada jalan berlubang . Yang penting
tetep doa dan berhati-hati ;)
Pukul 19.30 tepat kami sampai di basecamp Patak Banteng , kami pun istirahat sejenak
dan jangan lupa makan gaes biar kuat menghadapi kenyataan ( wkwkwk ) . Yang bener
menghadapi trek nya lah gaes . Setelah semua siap , kondisi badan sudah oke untuk
melakukan pendakian , simaksi sudah beres dan berdoa juga tidak lupa , tanpa mencari
barengan nanjak kami langsung gerak cepat supaya tidak terlalu malam sampai di puncak
.
Pendakian dimulai dari perumahan warga yang masih ramai dan ramah orang-orang nya .
Diperumahan warga ini banyak yang membuka peluang usaha di depan rumahnya , dari
yang berjualan makanan , kaos khasnya Gunung Prau , sticker Gunung Prau dan masih
banyak lainnya .
Selepas dari perumahan warga trek selanjutnya melewati jalan yang masih bisa di lewati
kendaraan bermotor , yaitu jalan berbatuan yang masih rapi . Dari jalan bebatuan ini tidak
jauh untuk sampai di Pos I , karna jaraknya yang tidak terlalu jauh kami hanya istirahat
sebentar . Karna di Pos I ini kita akan di cek untuk tiket masuknya , jadi tetep disimpen
ya jangan habis simaksi langsung dibuang .
Dan kami pun sampai di Pos I Sikut Dewo sekitar pukul 21.30 , cukup dekat gaes jarak
dari basecamp menuju Pos I . Apalagi sambil curhat sama temen dan pasti curhatnya
selalu tentang perasaan yang lagi sayang-sayangnya tapi malah ditinggalin ( hiks hiks ) .
Oke bongkar dikit curhatan kemaren yaa hehe . Next , kami masih menikmati perjalanan
yang sudah mulai ada anak tangganya . Ini nih medan paling bikin krasa capek ! Anak
tangga . Oh Tuhan dengkul rasanya sudah ga mau di ajak kompromi kalau ketemu jalur
kaya gini . Apalagi di Gunung Prau hampir 40% jalurnya dibikin anak tangga gini gaes .
Bersabarlah kalian yaa :D
Tanpa memakan waktu yang lama , Pos II Canggal Walangan sudah kelihatan setelah
berjalan kurang lebih 30 menit . Di Pos II ini kami sudah mulai bertemu dengan pendaki
lain . Bener-bener The Winner kita mah , bukannya ketinggalan tapi malah menyusul
pendaki lain . Ya walaupun nafas masih terengah-engah tapi kita tetep semangat
menjalani kehidupan ini meski tanpa penyemangat ( Curhat lagi deh ) .
This is it Pos III Cacingan , tepat pukul 22.45 kami sampai di Pos III gaes . Kali ini kami
menghabiskan hampir 10 menit untuk beristirahat dan menikmati udara sebelum trek dari
Pos III sampai ke puncak yang sangat menguras tenaga . Medan yang dilalui di Pos III ini
hampir anak tangga semua , jadi siapkan fisik yang lebih . Banyak para pendaki senior
pun mengeluh lewat jalur ini . Lalu apa kabar kami ? ( haha )
No comments:
Post a Comment