Perjalanan menuju Gunung Papandayan yang menjadi perjalanan saya seorang diri dari
Kota Klaten . Saya start dari Stasiun Klaten yang saat itu tiket gratisan dari temen ( hehe )
. Mulai pukul 13.30 kereta dari Stasiun Klaten menuju Stasiun Cibatu . Mungkin karna
saya datang dengan perasaan cinta ( cieileh ) jadi saya sempet blank , dari mencari tempat
duduk salah terus satu kursi dengan orang yang entahlah nggak usah membahas kelebihan
orang lain . Dan apesnya saya salah turun stasiun ( wkwk ) . Gaes , padahal di tiket kereta
udah jelas tujuan Stasiun Cibatu , tapi karna saya blank saya turun di Stasiun Cipeundeuy
. Yang harusnya sampai Stasiun Cibatu pukul 21.51 menurut tiket , saya turun persis
pukul 21.00 di Stasiun Cipeundeuy . Teman saya yang jadwalnya jemput masih kena
macet di Bekasi . Maklum lah hari itu pas libur lebaran haji , jadi jalanan pasti macet .
Dan akhirnya sampai pukul 00.00 belum ada yang jemput , akhirnya saya di tawarain
security untuk beristirahat di Mushola Stasiun Cipeundeuy .
Subhanaallah gaes saya di jemput pukul 04.00 subuh ( Oh My God ) . Mau nampar orang
rasanya . Oke OTW menuju terminal garut untuk berkumpul dengan rombongan lain .
Dan parah lagi udah di jemputnya telat 1 abad perjalanan menuju Terminal Garut pun
masih nyasar juga :( ( salah apa saya haha ) . Sampai di Terminal Garut pukul 05.30
dengan transport mobil , tapi pake nyasar makanya hampir 1,5 jam baru sampai di
Terminal Garut .
Setelah berkumpul dengan rombongan Bekasi , kami silahturahmi dulu gaes di rumah
salah satu teman kami . Sambil melakukan sholat id dan istirahat , gak kalah juga sarapan
gratis cuy :D
Setelah semua selesai pukul 08.00 kita OTW menuju Basecamp Gunung Papandayan
menggunakan pick up dari warga sekitar . Tepat pukul 09.30 sampai di Basecamp
Gunung Papandayan , langsung simaksi dan bersiap-siap untuk melakukan pendakian .
Saat itu cuaca terik dan sangat mendukung , istilahnya itu Dewi Fortuna sedang berpihak
kepada kita . Gas tipis-tipis dengan modal cerita dan tawa yang banyak dirasakan saat
pendakian tersebut . Lelah perjalanan dari pukul 11.00 siang itu cukup membuat badan
kehilangan banyak cairan , tapi kembali ke cerita awal tadi . Karna semuanya beralasan
rasa cinta jadi semua berasa kaya mati rasa , udah enak aja jalan deh . Panas yaa tetep
adem , haus ya tetep enak rasanya . ( wkwkk mulai lebay ) .
Satu jam berlalu dari basecamp sampai ke Kawah Gunung Papandayan . Kawah yang
memiliki luas sekitar 10 Ha ini masih aktif gaes , belerangnya masih sangat kerasa .
Dan kalau terlalu lama istirahat di area kawah rasanya nggak bener . Kami pun langsung
melanjutkan pendakian , karna dari awal kita sudah sepakat untuk camping di Gubber
Hood maka kami ambil jalur ke kanan . Mungkin yang ingin memotong jalan dan
langsung ingin menikmati Hutan Mati bisa ambil jalur yang kiri .
Sepanjang pendakian dari kawah ke Gubber Hood kami disuguhkan pemandangan yang
sangat luar biasa , melewati sungai yang airnya masih bening dan dingin , pemandangan
Kota Garut sangat jelas . Pokoknya tidak rugi jauh-jauh dari Klaten , mungkin kalau ada
gratisan gini lagi nggak cuma 2 atau 3 kali gaes ( ngarep banget cuy haha )
Sampailah di Gubber Hood pukul 15.30 , Kami pun langsung mencari area camp untuk
istirahat . Ya , di Gubber Hood ini katanya area paling cocok untuk menikmati sunrise di
Gunung Papandayan . Selain tempat yang mantap , disini juga sudah tersedia Toilet ,
Mushola dan hal paling disukai pendaki kalau di atas gunung yaitu Warung . Haha , disini
warung buka 24 jam jadi nggak usah ketakutan kalau kehabisan logistik . Dari mulai
cilok , mendoan goreng , indomie dan cemilan-cemilan disini sudah tersedia .
Karna saya tipe orang yang kalau tidur susah bangun dimanapun itu , saya melewatkan
sunrise hari pertama . Yasudahlah masih ada pagi besok untuk menjemput sunrise
Gunung Papandayan . Kami memang sengaja untuk benar-benar menikmati udara disini
gaes , karna dari pagi sampai siang cuaca sangat panas kamipun hanya duduk , bercerita ,
tertawa dengan dia wkwkwk ( Dia siapa ? ) Setelah cuaca sedikit enak , kami menuju
Hutan Mati . Pukul 15.00 kami mulai pendakian , medan yang dilalui pun tidak terlalu
curam . Hanya di tengah Hutan dan banyak jalan landai nya .
Jarak tempuh sampai ke Pondok Saladah hanya sekitar 45 menit . Dan sampailah di
Pondok Saladah , saya pun terkejut saat sampai di Pondok Saladah . Subhanaallah ,
benar-benar ciptaan-Mu yang sangat luar biasa . Area Pondok Saladah ini seperti
dikelilingi bukit yang semua berwarna hijau , seolah-olah udara disini bener-bener bikin
pikiran relaks . Ini lah yang bikin saya penasaran terus dengan gunung di Jawa . Semua
memiliki ciri khas dan bentuk keindahannya masing-masing .
Setelah puas menikmati udara di Pondok Saladah kami melanjutkan ke tujuan akhir yaitu
Hutan Mati . Sekitar 30 menit trek yang kami lalui , tidak terlalu jauh sih dari Pondok
Saladah . Dan kami sudah bisa menikmati pemandangan yang unik di Hutan Mati ini .
Bagaimana tidak ? Pohon yang terlihat hitam , kering dan tanpa daun ini memiliki tanah
yang berwarna putih . Walaupun terlihat sedikit suram agak merinding juga pas sampai di
Hutan Mati . Yaa campur-campur bisa sampai di tempat yang se eksotis ini , dari kawah
nya yang masih aktif , area Gubber Hood yang sangat TOP BGT , Pondok Saladah yang
mempesona dengan warna hijau berudara surga ( kek pernah ke surga haha ) dan Hutan
Mati yang mempunyai kesan suram . Namun kesan suramnya seakan hilang sih seiring
kaki menginjakan di tempat terindah ini dan dengan orang yang istimewa ini pastinya .
No comments:
Post a Comment